Hujan Lebat, Ibu Kota Mitra Tergenang


Ratahan, MS

Intensitas hujan di beberapa titik yang ada di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), cukup memberikan dampak terhadap aktifitas yang ada. Terpantau di pusat kota Ratahan selaku Ibu Kota Mitra, genangan air akibat hujan deras pada tengah hari, turut memberikan pemandangan berbeda.

 

Dibeberapa titik, keberadaan drainase seakan tak berfungsi maksimal. Ini dengan terlihatnya material berbagai jenis terbawa air hujan, tumpah ruah di ruas jalan protokol. Simpang empat Plaza menuju Lowu, demikian pula jalur Lowu-Mapolres menuju Plaza. Genangan dan aliran air deras pada sisi maupun tengah jalan, jadi perhatian warga.

 

Genangan-genangan air di beberapa tempat pun turut terlihat. “Ini memang menjadi pemandangan berbeda. Sebab ketika cuaca sedang cerah, aktifitas terlihat seperti biasa. Namun kalau hujan deras seperti ini, material-material pasti akan terlihat di jalanan karena air mengalir deras pada pinggiran jalan bahkan di tengah jalan,” ujar Rommy, Onal dan Naldo sejumlah warga Mitra yang sering beraktivitas di pusat kota.

 

Mereka berharap, hal ini dapat menjadi perhatian pihak pemerintah maupun para anggota DPRD yang ada. “Paling tidak ada penataan jalur drainase pada beberapa titik yang ada. Agar air dapat mengalir dengan leluasa. Sebab disini (Ratahan) di lintas beberapa aliran sungai yang perlu dimanfaatkan,” tukas mereka.

 

Terpisah, Kepala Kecamatan Ratahan, Arce Kalalo SH ketika dikonfirmasi, tak menepis kejadian lazim kala hujan lebat, di wilayah Kabupaten Mitra, Ratahan. Menurut dia, pihaknya sudah mengoordinasikan hal ini dengan pihak dinas terkait baik Dinas Perkim maupun Dinas PU, terkait penataan wilayah ibu kota.

"Harus diakui memang sistim drainase perlu mendapatkan perbaikan. Sebab kala hujan lebat, luapan air kerap terjadi. Nah, penanganan dini seperti kerja bakti juga tak maksimal. Sebab ketika hujan turun, hal ini tetap saja terjadi," beber Arce.

Selain koordinasi dengan pihak terkait, hal ini dikatakannya juga telah dibawa dalam sejumlah reses anggota DPRD. "Pada reses belum lama ini juga, masalah tersebut sudah disampaikan. Mudah-mudahan saja ini menjadi skala prioritas menimbang Kota Ratahan adalah ikon Kabupaten Mitra," tukasnya.

Meski begitu dijelaskannya, permasalahan ini sudah sering disampaikan kepada pihak yang berkompeten, Balai Jalan Nasional Sulut. "Dan ini memang sudah disampai-sampaikan kepada pihak Balai Jalan Sulut. Sebab merupakan kewenangan mereka (Balai Jalan), apalagi pelebaran sudah selesai dilaksanakan pihak Pemkab Mitra," jelas Arce.

Sebelumnya, masalah tersebut turut terangkat dalam reses Ketua DPRD Mitra Marty Ole, kala menyerap aspirasi di daerah pemilihannya. “Dari sejumlah usulan yang disampaikan pada reses ini, infrastruktur yang ada di ibukota Ratahan memang masih menjadi perhatian. Dan tentu kita akan memperjuangkan hal ini termasuk penataan drainase di pusat kota yang merupakan kewenangan pihak Balai Jalan Sulut,” ungkap Marty. (recky korompis)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors


Mail Hosting