Foto: Bupati secara simbolis menyerahkan BLT kepada masyarakat.
Bupati Minsel Launching Dandes dan BLT Tahun 2023
Amurang, MS
Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Franky Donny Wongkar SH (FDW) Launching Dana Desa (Dandes) dan Bantuan Langsung Tunai Kemiskinan Ekstrem (BLT-KE) Tahun 2023 di Aula Waleta Kantor Bupati Minsel Pada Kamis (16/2).
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Minsel Drs Efert Poluakan dalam laporanya menjelaskan bahwa sasaran kegiatan Launching Dandes dan BLT-KE Tahun 2023 adalah untuk memberikan pemahaman kepada para Hukum tua (Kumtua) terkait Prioritas Penggunaan Dandes Tahun 2023 agar dalam penggunaannya dapat dilaksanakan secara tertib administrasi maupun teknis di lapangannya.
Dandes yang bersumber dari APBN diperuntukan bagi desa dalam rangka menyelenggarakan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa sampai tahun 2023 ini telah masuk pada tahap ke kesembilan sejak di gulirkan tahun 2015 yang lalu.
Lebih lanjut Poluakan menjelaskan bahwa, hasil Pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di desa sejak digulirkan anggaran tersebut telah menghasilkan sarana infrakstruktur berupa Posyandu, jalan desa, jalan lingkungan, jembatan, jalan usaha tani, drainase, MCK umum, sarana wisata.
Sedangkan non sapras atau pemberdayaan masyarakat berupa pelatihan teknologi tepat guna, pendampingan kelompok usaha ekonomi, peningkatan Bumdes serta kegiatan yang bisa ditunjang dalam memberdayakan ekonomi di pedesaan.
"Penggunaan Dana Desa tahun 2022 yang lalu, diprioritaskan untuk pemulihan ekonomi nasional sesuai kewenangan desa dan intruksi Presiden, hal ini karena pandemi pada waktu itu masih belum berkahir," jelasnya.
Sementara Bupati Minsel Franky Donny Wongkar SH (FDW), dalam arahanya mengharapkan agar para Kumtua yang ada untuk pergunakan Dandes dan BLT-KE secara transparan dan harus tepat sasaran.
"Sudah hampir 9 Tahun Dandes telah diberikan oleh Pemerintah Pusat, dan kita semua harus bisa melihat apakah ada perubahan selama ini, konsekuensi kebijakan dan tanggung jawab terbesar akan diberikan kepada para Kumtua dalam pengelolaan keuangan Desa," tutur Bupati.
Lanjut Bupati mengatakan bahwa, pihaknya tidak berharap dengan Dandes justru berdampak buruk pada Pemerintah Desa, misalnya menyalahgunakan kewenangan peruntukan Dandes tersebut.
"Dandes dan BLT-KE diberikan bertujuan untuk Pemulihan ekonomi nasional dan penanganan Kemiskinan, dengan harapkan bisa dijalani dengan baik karena penggunaanya akan di awasi oleh Inspektorat Minsel," jelas Bupati.
Pembentukan dan pengembangan Kapasitas BUMDES di setiap desa harus bisa dilaksanakan dan apabila ada permasalahan segera di selesaikan. Selain itu sektor pertanian dan UMKM di Kabupaten Minsel menjadi senjata dalam bertahan dan peningkatan nilai ketahan ekonomi agar bisa stabil.
"Pemda Minsel telah mengarahkan dan memfasilitasi desa dalam mengunakan anggaran Dandes dipriorotaskan untuk Pemulihan ekonomi, Penanggulangan kemiskinan serta mitigasi bencana," harap Bupati.
Dalam kesempatan tersebut Bupati menyerahkan secara simbolis Dandes kepada perwakilan Kumtua dan dari warga penerima BLT-KE.
Hadir dalam acara tersebut, yakni Wabub Minsel Pdt Petra Yani Rembang (PYR), Kepala Dinas Provinsi Sulut DR Jemmy Kumendong MSi, Forkopimda Minsel, Sekdakab Minsel Gladi Kawatu SH MSi, para Asisten, Kepala - Kepala OPD, Para Camat, dan seluruh Kumtua yang ada di 17 Kecamatan yang ada di Minsel.(david masengi)













































Komentar