TIMSUS MALEO MENGEPAK, TINGKAT KRIMINAL TURUN


Manado, MS

 

Sepak terjang Maleo Team terus menyedot animo publik Nyiur Melambai. Kesuksesan Tim khusus (Timsus) bentukkan Kapolda Irjen Royke Lumowa dalam meminimalisir tindak kriminalitas di Sulawesi Utara (Sulut) jadi pemicu. Nada apresiasi bersahut-sahutan.

Maleo Team tak hanya didaulat sebagai garda terdepan Korps Bhayangkara dalam memberangus penyakit masyarakat di Sulut. Namun timsus yang baru lahir sekitar dua bulan lebih itu dianggap telah menjadi ‘penyejuk’ di tengah wabah Pandemi Covid-19.

Alhasil, dukungan dan support terhadap kehadiran timsus Maleo terus mengalir deras. Citra Polda Sulut pun ikut melejit. Kehadiran timsus Maleo Polda Sulut bahkan timsus lainnya dijajaran Polres dinilai telah memberikan dampak positif dalam kehidupan bermasyarakat.

Tak tanggung-tanggung apresiasi terhadap eksistensi Timsus Maleo Cs datang dari Anggota DPD RI perwakilan Sulut, Stefanus BAN Liow.  “Eksistensi timsus Maleo Polda Sulut dan timsus lainnya tak hanya memberi rasa nyaman dan aman bagi masyarakay. Tapi masyarakat juga diberi ruang yang luas untuk memberikan informasi kepada Timsus jika ada gangguan kamtibmas,” papar mantan Ketua Pria Kaum Bapa (P/KB) Sinode GMIM itu.

Etos dan semangat kerja disertai tugas dan tanggung-jawab yang dilakukan Timsus Maleo Cs patut diapresiasi dengan tinggi.  Meski dengan konsekuensi resiko keselamatan yang  dipertaruhkan, timsus tetap bekerja untuk meminimalisir hingga menumpas pelaku kriminalitas. “Salut dan bangga kepada Timsus Polda Sulut dan timsus di jajaran Polres. Semoga mereka tetap terus membuat Sulut lebih aman dan tenteram,” ungkapnya lagi.

“Tentu dengan harapan seluruh eleman masyarakat Sulut akan memberikan dukungan sepenuhnya serta mendoakan mereka,” pungkas Senator asal Tomohon itu.

TOKOH AGAMA SULUT DUKUNG PENUH

Dukungan terhadap eksistensi Maleo Team Polda Sulut juga datang dari para pemuka agama di Sulut. Timsus yang beranggotakan sekitar 53 personil itu, dinilai telah menjawab kebutuhan masyarakat dari rasa aman.

"Keadaan dan kondisi di tengah publik selalu diperhadapkan dengan persoalan penyakit masyarakat. Ini juga menjadi pergumulan gereja. Pelaku-pelakunya tentu bagian dari masyarakat atau pun anggota jemaat. Nah, Tim Maleo memberikan situasi yang kondusif. Kehadiran Tim Maleo ini telah menjawab kebutuhan masyarakat di sisi keamanan. Gereja tentu sangat bersyukur dengan adanya Tim Maleo," ungkap Sekretaris Umum Badan Pekerja Majelis Sinode GMIM, Pdt Evert Tangel saat dihubungi Media Sulut, Selasa (23/6) kemarin.

Menurut dia, tim penumpas kejahatan jalanan besutan Kapolda Sulut, Irjen Pol Drs Royke Lumowa MM, patut diapresiasi. Alasannya, sejak Tim Maleo bertugas, berbagai penyakit masyarakat yang timbul di Bumi Nyiur Melambai mampu ditumpas. Khususnya, kejadian-kejadian kriminal di wilayah pelayanan GMIM.

"Kalau saya melihat, Tim Maleo ini punya tugas-tugas mulia, yakni menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat. Intinya, kami selaku pimpinan gereja sangat mendukung keberadaan Tim Maleo," ujar Tangel lagi.

Lanjut Tangel,  sejak kunjungan Kapolda Lumowa di Kantor Sinode GMIM, pihaknya sudah melakukan komitmen untuk bekerja sama. Salah satunya, membantu kegiatan-kegiatan dari Tim Maleo Polda Sulut.

“Pun Gereja berharap, Tim Maleo lebih terus melakukan tugas-tugas mulia ini. Sekali lagi gereja akan terus mendukung dan mendoakan tugas kerja dari Polda Sulut, termasuk Tim Maleo,” tandasnya.

Selaras disampaikan Ketua Majelis Daerah (MD) Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Sulut Pdt Yvone Awuy-Lantu  melalui Biro External sekaligus Jubir MD Sulut Pdt DR. Revly Pesakh.

“Kehadiran Timsus Maleo telah menurunkan tingkat kriminalitas dan preman jalanan di Sulut. Jadi ini tentu akan terus kami dukung dan doakan,” ujarnya.

“Bahkan adanya kekhawatiran akan terjadi peningkatan kasus kejahatan atau kriminalitas di masa Pandemi Corona berhasil dipatahkan tim Maleo. Tentu ini harus kita apresiasi dan topang bersama,” imbuh Pesakh.

Ungkapan serupa diuTarakan  Pastor Paroki Lota, Pastor Rheiner Saneba Pr.  “Selama mereka melakukan kebenaran, keadilan bagi masyarakat, jelas perlu didukung serta merata bagi keamanan masyarakat. Siapa pun bisa melakukan hal-hal tersebut bagi bangsa dan negara. Yang membuat kita merasa nyaman, patut didukung,” tanggapnya.

Topangan yang sama dilontarkan Deni Mokodompit Salah satu tokoh agama Bolaang Mongondow Raya (BMR). Eksistensi Tim Maleo bentukan Polda Sulut, dinilai telah menurunkan angka kriminalitas ditengah masyarakat Sulut.

"Saya selaku tokoh masyarakat, sangat mengapresiasi serta memberi dukungan terhadap tim Maleo yang bertugas menjaga keamanan dan ketentraman masyarakat, terlebih ditengah Pandemi Covid-19 sekarang ini," kata Demo sapaan akrabnya.

Diakuinya, kehadiran tim Maleo memang dibutuhkan ditengah masyarakat. Apalagi katanya, di wilayah yang rawan akan kriminalitas. "Kecepatan tim maleo mengatasi masalah ditengah masyarakat juga patut dieapresiasi. Namun, diharapkan juga dalam penekanan angka kriminalitas, tidak ada yang pilih kasih. Karena semua masyarakat yang tersandung masalah tetap sama dimata hukum," tukasnya.

PEMPROV DAN DEPROV TOTAL SUPPORT

Keberadaan Tim Maleo Polda Sulut juga menuai apresiasi serta topangan penuh dari Pemerintah Provinsi dan DPRD Sulut. Gerak cepat penuntasan tindak kriminalitas di seluruh penjuru Sulut dinilai telah menciptakan  rasa aman di Nyiur Melambai.

 “Eksistensi timsus bentukan Polda dalam menekan tindak kejahatan di Sulut  patut diberikan jempol. Apalagi itu dilakukan ditengah Pandemi Covid-19,” lugas Gubernur Sulut, Olly Donodokambey melalui Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulut, kepada Media Sulut, Selasa (23/6) kemarin.

Umumnya kasus kriminal yang terjadi di Sulut dinilai dapat ditangani dengan baik oleh Tim reaksi cepat bentukan pak Kapolda tersebut.  “Itu tentu menjawab harapan masyarakat untuk menekan terjadinya tindak kriminal di Sulut. Itu patut diapresiasi," ungkapnya lagi.

"Semoga Tim Maleo dapat menjadi contoh bagi Tim yang ada seluruh Polres di Sulut. Kinerja ini mampu menjawab harapan masyarakat untuk menciptakan rasa aman dan nyaman," imbuh Liow.

Respon positif serupa dilayangkan Anggota Komisi I DPRD Sulut, Imelda Nofita Rewah. Politisi PDIP itu mengapresiasi Tim Maleo yang begitu intens dalam melakukan patroli kejahatan jalanan.

“Sepak terjang mereka sangat baik dan selalu terpantau lewat media sosial. Respon dari masyarakat kepada tim khusus Polda Sulut ini begitu baik," ungkap srikandi asal Langowan itu.

Apalagi menurutnya, di kondisi pandemi Covid-19 saat ini, kehadiran timsus sangat dibutuhkan. Karena potensi meningkatnya kejahatan bisa saja terjadi. “Tapi dengan keberadaan mereka yang melakukan patroli dan cepat tanggap merespon laporan masyarakat, maka hal semacam itu dipastikan bisa dicegah,” terangnya lagi.

Tak hanya memerangi kejahatan timsus Maleo ini juga disebut ikut berperan memberikan pencerahan dan sosialisasi kepada masyarakat terkait Covid-19. "Setahu saya Pak Kapolda juga, memberikan tugas kepada mereka (Timsus Maleo, red) untuk juga terlibat dalam penanganan Covid-19," pungkas Rewah.

Ia pun berharap tim Maleo yang telah dibentuk ini dapat terus bertahan. "Harapan saya tim maleo tetap eksis di era kepemimpinan siapapun," kuncinya.

Selaras diungkap Melisa Gerungan (MG), Anggota Komisi V DPRD Sulut. “Kehadiran Tim Maleo memang patut diapreasiasi. Meski belum lama terbentuk namun tim ini sudah berhasil menekan berbagai tingkat kriminalitas yang sering meresahkan masyarakat,” ucap Wakil Rakyat Dapil Minahasa-Tomohon itu.

“Eksistensi dari tim Maleo juga mendapat dukungan dari masyarakat Sulut. Itu karena kinerjanya. Jadi kita juga tentunya sangat mengsupport penuh keberadaan timsus Maleo. Dengan harapan timsus ini juga akan terus eksis,” tandas politisi PDIP itu.

Tanggapan serupa dilontarkan Sekretaris Komisi I DPRD Sulut, Mohammad Wongso. "Kami komisi 1 mensupport Tim Maleo yang dibentuk Kapolda. Karena ini berkaitan dengan keamanan masyarakat Sulut. Beliau (Kapolda, red) kan salah satu putra terbaik Sulut. Jadi dia sudah mengetahui seluk beluk orang Sulut,” ujar politisi Nasdem itu.

Setiap program yang positif dari Polda dipastikan akan didukung penuh oleh DPRD. “Apalagi yang tujuannya untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi  rakyat Sulut. Semua stakeholder harus bekerja sama untuk mendukung program dari Kapolda ini,” sambungnya.

“Kami sebagai wakil rakyat akan terus mendukung eksistensi tim Maleo serta timsus-timsus  lainnya yang ada di Polres-Polres,” tandas legislator dapil Bolaang Mongondow Raya ini.

Diketahui, Maleo Team Polda Sulut yang berada dibawah komando  Dirreskrimsus Polda Sulut, AKBP Michael Tamsil, dipimpin oleh Kompol Prevly Tampanguma dan  Wakatim AKP Frely Sumampow.Timsus ini juga memiliki grup facebook yang telah beranggotakan sekitar 148.851 member.

Dalam akselarasinya timsus Maleo ditopang penuh oleh Polres-Polres di Kabupaten Kota di Sulut, termasuk timsus bentukan Polres seperti URC Totosik Polres Tomohon, Tim Tarsius Polres Bitung, dan timsus lainnya. (tim ms)

 


Komentar