Foto: Vonnie Anneke Panambunan
Pilgub Sulut, VAP Saingan Berat Petahana
Airmadidi, MS
Kontestasi politik di panggung Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Utara (Sulut) kian memanas. Teranyar, peta kekuatan para kandidat mulai ditakar. Dari sederet bakal calon, ada nama Dr (HC) Vonnie Anneke Panambunan STh (VAP). Manuver politik yang dibangun VAP terus menampakkan hasil. Indikator itu terlihat dari elektabilitas top leader Kabupaten Minahasa Utara (Minut) itu yang semakin melejit. Tak heran, VAP dinilai sebagai satu-satunya calon yang mampu menyaingi dan mengalahkan petahana.
Dari hasil survei di Sulut pertengahan bulan Agustus 2020, Citra Politik Indonesia menemukan dua calon Gubernur Sulut yang berpotensi memenangkan Pilkada Sulut, yakni: Olly Dondokambey SE (42,2%) dan Dr (HC) Vonnie Anneke Panambunan STh (24,4%).
Dari analisis top mind, simulasi calon terbuka, simulasi 5 calon, dan 3 calon, sangat terlihat VAP adalah calon potensial mengalahkan OD, pada Pilkada 9 Desember mendatang. Selisih antara OD dan VAP mulai dari Top mind sampai simulasi 3 calon Gubernur, hanya 18-20%.
Pilkada masih menyisakan waktu 4 bulan dari saat survei dilakukan. Incumbent dengan selisih tidak lebih 20% dari penantangnya berada pada situasi yang rumit, dan berpotensi untuk dikalahkan.
Popularitas dan kedisukaan OD dan VAP tidak jauh beda. Di banyak pengalaman Pilkada, makin mendekati hari pelaksanaan Pilkada, maka keterpilihan dan kedisukaan incumbent akan mengalami penurunan.
Hal ini juga terlihat di Pilkada Sulut. Jika VAP bekerja bersosialisasi dengan efektif, VAP sangat berpotensi memenangkan Pilkada Sulut. Dan bukan hal yang tidak mungkin, November 2020, VAP akan melewati Incumbent (OD).
Karena kenaikan elektabilitas VAP di Bulan Agustus cukup signifikan, sekitar 11% dari survei yang dilakukan Citra Politik Indonesia di Bulan Maret 2020.
Sementara posisi Christiany Eugenia Paruntu (CEP) tidak banyak berubah hanya naik 2% dari Bulan Maret 2020.
“Kami melihat Ibu VAP tepat untuk memimpin daerah Sulut, sudah banyak memberi bantuan dan rajin turun ke masyarakat,” ungkap Rusmi warga Bolmong.
Sementara itu, Novi Kolinug, praktisi hukum dan politik menyebutkan, elektabilitas VAP memang terus menunjukan tren kenaikan makanya hasil survei terus mendekati petahana. “Kita lihat saja nanti pasti akan ada perubahan saat Pilkada nanti,” tandasnya. (risky adrian)
















































Komentar