Agus Fatoni Pamitan


Tugas Agus Fatoni sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) tak lama lagi berakhir. Tak heran di beberapa momentum resmi, birokrat senior di jajaran eselon I Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) itu mulai pamitan.

Hal itu terlihat saat Fatoni yang kini menjabat Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendagri membawakan sambutan pada Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut, Selasa (24/11). Momentum itu dimanfaatkan Fatoni untuk pamit sekaligus mengapresiasi pimpinan dan anggota DPRD Sulut atas dukungan dan sinergitasnya bersama Pemprov Sulut dibawah kepemimpinan penjabat sementara.

“Ini adalah rapat paripurna yang terakhir kalinya saya ikuti sebagai Pjs Gubernur Sulawesi Utara. Menjadi kebanggaan bagi saya pribadi, karena selama hampir 2 bulan saya melaksanakan tugas sebagai Pjs Gubernur Sulawesi Utara, pimpinan dan segenap anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, senantiasa konsisten memberi dukungan, dan senantiasa menunjukkan eksistensi pemenuhan tugas, peran dan tanggung jawab untuk bersama-sama membangun daerah Bumi Nyiur Melambai,” ungkapnya.

Rapat paripurna ini merupakan yang terakhir kalinya bagi Pjs Gubernur Fatoni sebelum mengakhiri masa tugasnya di Sulut pada 5 Desember 2020. Ia telah menjabat Pjs Gubernur Sulut sejak 26 September 2020.

Adapun dalam agenda paripurna ini, Pemerintah Provinsi dan DPRD Sulut telah menyepakati penetapan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2021 dan penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2021 menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Kesepakatan itu ditandai dengan ditandatanganinya nota kesepakatan tentang penetapan Propemperda dan Ranperda Sulut 2021 oleh Fatoni dan Ketua DPRD Andi Silangen.

Pada kesempatan itu Fatoni juga mengakui konsistensi kinerja semakin terlihat, manakala dalam momentum yang terselenggara setelah Pimpinan dan segenap Anggota DPRD Sulut telah mampu memparipurnakan penetapan 2 agenda kerja bernilai konstruktif, bagi pembangunan daerah kedepan.

“Saya menyampaikan ucapan terima kasih dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Saudara Ketua, para Wakil Ketua dan segenap Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, atas penyelenggaraan Rapat Paripurna ini, atas penetapan Program Pembentukan Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2021, dan penetapan Ranperda APBD Provinsi Sulawesi Utara Tahun Anggaran 2021,” ujarnya.

“Secara khusus, saya mengapresiasi semangat dan komitmen yang ditunjukkan Pimpinan dan segenap Anggota Badan Anggaran DPRD Provinsi Sulut dalam mengoreksi, melakukan pembahasan dan pengkajian secara kritis, cermat, teliti, obyektif dan komprehensif terhadap usul Ranperda APBD Sulut Tahun Anggaran 2021,” lanjutnya.

Sebagai informasi, penetapan Propemperda dan Ranperda APBD Sulut 2021 penting sekaligus mampu menjawab beberapa persoalan dalam proses tumbuh kembang daerah ke depan sehingga dapat membawa progres terhadap pembangunan Sulut pada tahapan yang lebih maju.

Selain itu, penyusunan APBD 2021 telah menerapkan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) atau menggunakan aplikasi SIPD, yang ruang lingkupnya menyangkut informasi pembangunan daerah, informasi keuangan daerah, dan informasi pemerintah daerah lainnya. (sonny dinar)


Komentar