Gaji Tak Ditata di APBD 2021, THL Pengajar di Minut Kans Gigit Jari


Airmadidi, MS

Sederet persoalan yang membelit di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) memantik reaksi wakil rakyat setempat. Kritik keras mengarah pada ketiadaan alokasi anggaran di APBD tahun ini untuk lima sektor penting yang bersentuhan dengan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya dana untuk pembayaran gaji Tenaga Harian Lepas (THL) pengajar di Minut yang ternyata tidak ditata tahun 2021 ini.

Anggota DPRD Minut, Stendy Rondonuwu, menyesalkan hal tersebut. “Padahal anggaran-anggaran ini sangat penting demi masyarakat daerah Minut. Jelas sebagai wakil rakyat sangat kami sayangkan karena tidak terinput dalam sistem,” tegas  Rondonuwu kepada awak media, Rabu (24/2).

Selain dana pembayaran gaji THL pengajar, empat pos program yang tidak dialokasikan dalam APBD 2021 yakni dana bantuan untuk partai politik, dana duka, anggaran bantuan UMKM dan anggaran untuk publikasi bagi media massa.

“Jika tidak disikapi, maka 9 bulan kedepan untuk THL pengajar tidak akan terima gaji. Demikian juga dengan dana duka. Padahal ini anggaran skala prioritas, terlebih dana duka yang menjadi visi dan misi dari Bupati dan Wakil Bupati terpilih,” tegas Ketua Fraksi Partai Demokrat ini.

Untuk itu, kata Rondonuwu, legislator Minut akan meminta Bupati dan Wakil Bupati Minut Joune Ganda-Kevin William Lotulung (JGKWL) untuk mengevaluasi kinerja kepala SKPD yang terkait dengan anggaran tersebut. “Tidak masuknya anggaran tersebut diduga ada unsur kesengajaan dan kami sangat sesalkan itu. Kami minta ada evaluasi dari kepala daerah yang baru untuk kepala SKPD terkait,” tandas Ketua DPC PD Minut ini. (risky adrian)

 


Komentar