Foto: Suasana usai RDP.
DPRD Manado Hearing PDAM Wanua Wenang, Bahas Isu Pencemaran Air Akibat E-Coli
Manado, MS
Komisi II DPRD Manado menindaklanjuti laporan seputar tercemarnya air dengan E-Coli di sejumlah titik.
E. Coli itu dalam sebuah pencarian singkatan dari Escherichia Coli adalah bakteri yang umumnya hidup di usus manusia dan hewan berdarah panas, yang sebagian besar tidak berbahaya dan membantu pencernaan.
Namun, beberapa strain patogenik dapat menyebabkan penyakit serius seperti diare berdarah, kram perut, infeksi saluran kemih, hingga gagal ginjal, umumnya karena konsumsi makanan dan air yang terkontaminasi kotoran.
Terkait itu, Rapat Dengar Pendapat (RDP) pun dengan PDAM Wanua Wenang Manado, guna mengorek keterangan lebih jauh akan kondisi tersebut.
Wakil Ketua Komisi II Reza Rumambi memimpin jalannya rapat, didampingi Sekretaris Lily Binti SE serta personil lain, seperti Lily Walandha SE MBA, Adolfina Wangania SH, Rahman Kodu, Andrew Pamit dan Franco Wangko, Selasa (31/3/26).
"RDP ini, guna menyeriusi permasalahan berdasarkan munculnya laporan-laporan masyarakat. Dan, melakukan tinjauan lapangan sebagai langkah pembuktian,"kata dia.
Reza pun menuturkan, perlu pendampingan dari instansi terkait dalam hal uji sampel di tinjauan lapangan nanti.
Sementata itu, Binti menambahkan, RDP ini memang perlu memiliki tindaklanjut dengan turun lapangan (turlap).
Sehingga, memperoleh langkah pengujian langsung dan dapat turut memberi buktinya.
"Turlap itu nantinya berdasarkan tempat-tempat yang disampaikan tercemar," ujarnya.
Lain juga disampaikan Walandha, bahwa pihak yang memberikan laporan, perlu juga turut dipertanyakan.
Seperti, apakah pelapor memiliki sampel dari mana, sudah punya hasil laboratorium atau tidak.
"Saya rasa tak demikian. Di sini, sebaiknya, laporan yang mengemuka itu turut disertai bukti-bukti yang konkrit kalau tercemar,"tegasnya.
Mengenai kondisi itu, Dirut PDAM Wanua Wenang Manado Mecky Taliwuna menerangkan, bahwa mereka mempunyai aturan tersendiri dalam pengelolaan air.
Dikatakan, bahwa setiap 6 bulan PDAM melakukan uji laboratorium terkait pengelolaahan air.
Dimana, terakhir di uji September 2025.
"Pengujian itu sesuai Standard Operational Prodedure (SOP) yang datang berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan RI. Dan, hasil uji sampel terakhir E-Coli di angka 0 begitu pula di sejumlah lokasi," ungkapnya. (DevyKumaat)











































Komentar