Polres Talaud Serahkan Kasus Korupsi Dana Bansos SMA 2 Beo ke Kejari Talaud


Melonguane, MS

Satuan Reskrim melalui Unit Tipikor Polres Kepulauan Talaud serahkan tersangka lelaki berinisial HB (44) beserta barang bukti ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Talaud, Selasa (6/4).

Adapun penyerahan tersangka HB beserta barang bukti dilakukan Kanit Tipikor Aiptu Marco Agimat SH bersama anggota Unit Aipda Julius Kalungan SH dan Briptu Okrianto Nae SH kepada JPU Godang K A Paulus SH di kantor Kejari Talaud.

Kasus berawal tahun 2013, dimana SMA Negeri 2 Beo di Niampak mendapat bantuan sosial dari Direktorat Pembinaan SMA Kemendikbud RI melalui Dinas Dikpora Talaud sebesar Rp2.350.000.000 untuk pekerjaan konstruksi pembangunan Unit Sekolah Baru, namun pekerjaan tersebut dilaksanakan tidak sesuai spesifikasi dan dipergunakan bukan pada peruntukannya antara lain pembayaran lahan lokasi Unit sekolah baru, dana taktis, THR, biaya operasional panitia. Atas penyalahgunaan anggaran tersebut sehingga menyebabkan terjadinya kerugian keuangan negara sebesar Rp335.200.000.

"Atas penyalahgunaan Anggaran tersebut sehingga menyebabkan terjadinya kerugian keuangan negara sebesar Rp335.200.000," ucap Aipda Julius Kalungan SH selaku penyidik Tipikor Sat Reskrim Polres Kepulauan Talaud.

Sementara itu, Kasat Reskrim melalui Kanit Tipikor Aiptu Marco Agimat mengatakan, tersangka dijerat dengan  pasal 2 ayat (1) atau pasal 3 UU RI No. 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU RI No. 20 tahun 2001 ttg pemberantasan tindak pidana korupsi

"Ancaman Hukuman maksimal 20 tahun penjara,"pungkasnya. Diketahui bahwa saat dilakukan tahap II, tersangka  sedang menjabat sebagai Kepsek di salah satu SMA di Melonguane. (jos tumimbang)


Komentar